Sistha's Blog

Blog seorang perempuan kecil yang beranjak dewasa

Crazy Little Thing Called.. Love (สิ่งที่เรียกว่ารักน้อยบ้า)

Film berdurasi 118 menit ini menjadi salah satu film Romantic Comedy Box Office Thailand dan menjadi film terlaris sepanjang 2010. Mampu membuat para remaja maupun yang telah melewatinya bernostalgia dengan pahit manisnya cinta monyet. Apalagi kelakuan siswa-siswi Thailand disini ternyata tidak berbeda jauh dengan remaja Indonesia ha..ha.. iya dong, seragamnya persis banget dengan waktu gue SMP.

Bercerita tentang Nam (Pimchanok Luevisetpaibool) seorang siswi berusia 14 tahun yang berusaha menarik perhatian cowok yang disukainya, bintang sekolah bernama Chone (Mario Maurer). Nam berusaha merubah penampilannya, mencerahkan kulitnya yang gelap, mengikuti pertunjukan drama, menggantikan major marching band, semuanya ia lakukan demi merebut perhatian Chone. Tapi saat penampilannya berubah dari ‘itik buruk rupa’ menjadi  ‘angsa yang cantik’, rupanya tidak membuat segalanya lebih mudah. Ketika mulai dekat dengan Chone, justru banyak hal terjadi termasuk terancamnya persahabatan Nam dengan ketika sahabatnya. Dan bagaimana Nam yang tidak dapat mengambil keputusan saat Top, sahabat dekat Chone menyatakan perasaan padanya.

Keberhasilan film Crazy Little Thing Called Love ini tak lepas dari keputusan sutradara film ini dalam menempatkan pemeran yang mampu dengan sangat baik menghidupkan setiap karakter yang mereka bawakan, khususnya Pimchanok Luevisetpaibool yang berhasil memerankan karakter Nam dan menjadikannya sebagai sesosok karakter yang sangat menyenangkan di balik seluruh keluguannya dalam mengenal cinta pertamanya. Karakter Nam sendiri menjadi terasa begitu hidup berkat dukungan tiga karakter sahabatnya yang selalu dapat diandalkan dalam memberikan berbagai adegan komedi untuk film ini.
Sebagai lawan main Pimchanok Luevisetpaibool, aktor muda blasteran Thailand-Jerman, Mario Maurer, memang sangat tepat untuk memerankan Chone yang menjadi idola seluruh gadis di sekolahnya. Walau sepertinya hal tersebut tidak membutuhkan kemampuan akting yang terlalu mendalam, penampilan Maurer sebagai Chone tidak sepenuhnya mengecewakan. Setidaknya ia juga berhasil dalam menampilkan sisi sensitif karakternya yang datang ketika karakter tersebut berhubungan dengan masalah masa lalu sang ayah atau perjuangannya dalam berusaha untuk membuktikan kemampuannya dalam bidang fotografi dan sepakbola.

Yup, afterall menurut gue ini film layak ditonton sebagai hiburan. Bagi sebagian orang tokoh Teacher In (Sudarat Budtporm) terlihat berlebihan dan kurang berhasil. Namun, buat gue justru tokoh inilah yang menghidupkan dan membuat film ini menghibur ditambah lagi dengan logat-logat Thailand yang cukup aneh seperti “Oyyy” dan “Aww”. Dan sampai saat ini gue belom bisa membaca nama-nama Thailand sekalipun ditulis dalam huruf latin super rapi.

source:

http://bicarafilm.com/baca/2011/02/16/crazy-little-thing-called-love-thailand-2010.html
http://zauzabarito.blogspot.com/2011/03/crazy-little-thing-called-love.html
http://movienthusiast.wordpress.com/2011/03/19/review-crazy-little-thing-called-love-2010/

Ninkyo Helper [任侠ヘルパー]

 

Tsubasa Hikoichi (Kusanagi Tsuyoshi 草なぎ剛), seorang anak buah yakuza yang berkuasa di daerah  Roppongi. Hikoichi dikenal brutal dan tidak ragu-ragu menipu dan merampok orang miskin untuk memberikan hartanya. Saat bosnya meninggal, penggantinya yaitu Takayama Gensuke (Matsudaira Ken 松平健), menginginkan seseorang yang masih muda untuk menempati posisi eksekutif. Untuk itu diperintahkan kepada Hikoichi dan teman-temannya untuk mengikuti pelatihan di sebuah panti jompo (elderly care facility) dan mengurus para lansia. Sebuah pekerjaan yang tidak terbayangkan oleh Hikoichi.

Mereka terdaftar sebagai sukarelawan dan identitas asli mereka dirahasiakan, jadilah mereka harus berhati-hati menyembunyikan tatto khas yakuza. Awalnya terasa amat sulit mengurus dan harus bersikap lembut kepada para lansia, terlebih bagi mereka para yakuza. Bahkan tak henti-henti pertanyaan dalam benak mereka bahwa pelatihan yang dimaksud adalah seperti ini. Beberapa waktu berlalu terjadi banyak peristiwa dan permasalahan berbeda disetiap episodenya yang membuat beberapa yakuza mulai tampak bisa dan terbiasa melayani para lansia. Hingga disuatu hari yang sibuk dan sedikit rusuh, Hikoichi membanting alat makan dan meninggalkan para lansia dalam keadaan emosi. Ada kekhawatiran yang muncul pada dirinya bahwa bila terlalu lama disana, kelak mereka akan merasa nyaman dan akan meninggalkan dunia yakuza. Namun pada akhirnya, keputusan hidup selanjutnya ada pada diri mereka masing-masing.

Title: Ninkyo Helper任侠ヘルパーThe Chivalrous HelperGenre: DramaDuration: 11 Episodes
The Cast: Kusanagi Tsuyoshi, Natsukawa Yui, Kuroki Meisa, Kato Seishiro, Yabu Kouta, Igarashi Shunji, Yuki Jutta, Ukaji Takashi, Naka Riisa, Osugi Ren, Yamamoto Yusuke, Matsudaira Ken

Ketsuekigatabetsu Onna ga Kekkon Suru Hoho (血液型別オンナが結婚する方法)

Hey, Girl! What is your blood type?

Drama singkat ini dibuat dalam 4 seri berbeda, sebanyak tipe golongan darah. Tokoh utamanya bernama Yukie Sachie, ya semuanya perempuan.

  • Title: 血液型別オンナが結婚する方法
  • Title (romaji): Ketsuekigatabetsu Onna ga Kekkon Suru Hoho
  • Genre: Romance
  • Viewership ratings: 13.0 (A), 9.8 (B), 13.2 (O), 12.4 (AB)

Tipe A

Diperankan oleh Rosa Kato, sebagai seorang akuntan di sebuah firma kecil. Karakter yang amat teliti, rapi dan perfeksionis. Sifatnya yang cenderung tertutup membuatnya hanya bisa “bersembunyi” dibalik perasaannya pada rekan kerjanya, Matsuzaka-san (Naoki Nokubo). Tidak mau kalah dengan saingan cintanya (*tsah) yang bergolongan darah B dan girly sekali, membuat Sachie berubah 180 derajat. Semua dia lakukan hanya untuk memikat dan mendapatkan pria pujaan. Kita dapat lihat perjuangan yang niat sekali sampai-sampai mengorbankan uang tabungan yang sejak lama ia kumpulkan untuk modal berumah tangga (ciyeh).



Tipe B

Diperankan Yumiko Shaku, sebagai seorang penulis naskah drama yang sukses. Namun sikapnya kurang menghargai pendapat dan pernyataan orang lain. Bahkan dengan kejam dia menolak lamaran pria yang selama ini dipacarinya. Sampai suatu saat naskah-naskah baru yang ditulisnya tidak berhasil memperoleh rating tinggi dan membuatnya terancam didepak sebagai penulis naskah ditempatnya sekarang bekerja. Kemudian ia bertemu dengan seseorang yang membuat semangatnya bangkit kembali. Setelah meyakinkan bahwa perasaannya sungguh-sungguh dengan “pria dibalik layar”, diperankan oleh Hiroyuki Miyasako.


Tipe O

Diperankan oleh Yu Kashii, sebagai seorang karyawati di sebuah toko furniture. Hidupnya cukup berantakan dan tidak bergairah. Bekerja pun apa adanya dan kurang bersungguh-sungguh. Sampai suatu hari semangatnya meluap sejak bertemu dengan boss Edie yang sombong dan meremehkan dirinya. Dia belajar dengan keras untuk membuktikan kemampuan sesungguhnya pada boss sombong itu. Sekian lama barulah ia sadari bahwa mulai ada perasaan yang berbeda antara dirinya dengan Edie, yang diperankan oleh aktor Taiwan Wilson Chen.



Tipe AB

Sachie terakhir diperankan oleh Asami Mizukawa, sebagai seorang peneliti di universitas. Fokus dengan hal-hal yang dia lakukan tanpa mempedulikan perasaan sekitar. Dia tidak menyadari bahwa selama ini seorang yang satu laboratorium dengannya selalu memperhatikan dan berusaha menarik perhatiannya. Dan dengan lugu dia selalu menolak. Sampai datangnya sebuah tawaran mengajar private. Kisah cinta pun dimulai dari sini dan membuatnya semakin dekat dengan pemuja rahasianya, diperankan dengan baik oleh Shigeru Joshima.


 
 
 
http://wiki.d-addicts.com/Ketsuekigatabetsu_Onna_ga_Kekkon_Suru_Hoho

Yamada Tarou Monogatari ~山田太郎ものがたり~

Dorama ringan, kocak dan sarat makna sebanyak 10 episode. Diangkat dari manga karya Ai Morinaga dengan judul yang sama. Berkisah tentang kehidupan Yamada Tarou (Nino “Arashi”), seorang kakak dengan 6 adik yang merupakan keluarga yang bisa dikatakan “incredible poor“. Diceritakan mulai tahun ajaran baru masuknya Taro ke SMA Ichinomiya, ia diterima dengan beasiswa penuh. Tentu saja, karena dia memanng pintarr, jago olahraga, jiwa seninya juga tinggi (lihat ketika ia menjadi conductor juga ketika tanpa disadari seni merangkai bunganya begitu bermakna). Yamada Tarou benar-benar berasal dari keluarga miskin dan ia tidak pernah malu ataupun mencoba menutup-nutupi kenyataan ini, namun isu yang berkembang di sekolahnya bahwa ia adalah seorang yang kaya-raya, bahkan dikatakan ayahnya seorang raja dan hal-hal berlebihan lainnya.

Kondisi yang sangat berbeda dengan Mimura Takuya (Sho “Arashi”), ia seorang anak yang kuaya-raya, cerdas, jago olahraga, berseni dan cool (keren dan dingin). Awal kemunculannya Mimura terlihat angkuh dan tidak peduli. Kalau di sinetron-sinetron biasanya tokoh seperti ini akan memiliki dendam kesumat pada di miskin. Namun ternnyata tidak begitu di dorama ini. Perbedaan status ini justru memudahkan Mimura yang kaya untuk membantu menyelesaikan masalah Tarou yang miskin. Dan semakin mengakrabkan mereka menjadi menjadi sahabat (so sweet gini). Ditambah kehadiran  cewe matre yang sangat ekspresif, memunculkan ide dan keisengan Mimura untuk menjahili Taro dengan cewe tersebut.

Ikegami Takako (Tabe Mikako) adalah tokoh utama perempuan di dorama ini. Karakternya amat berlebihan dalam bersikap & berimajinasi. Sangat berambisi mendapatkan tama no koshi untuk memperbaiki kehidupannya yang sederhana-biasa saja menjadi seorang putri nan kaya raya-penuh harta. Sehingga mendekati kedua pemuda yang telah disebutkan diatas menjadi salah satu misinya. Takako berhasil dekat dengan salah satu dari mereka. Dan thanks to Takako yang berhasil membuat drama ini sungguh berlebihan. ^.^”

kazoku の egao

Dorama ini sudah lama & berkali-kali ditonton. Gak mbosenin sih. Agak basi sih baru nonton tahun 2010, padahal udah ada sejak 3 tahun yang lalu. Oh iya mereka anak-anak “Arashi”, yang menyanyikan opening song dorama ini, judulnya Happiness.

Name: Yamada Taro Monogatari
Genre: Family-Life, Comedy, Drama
Year: 2007
Rating: Must See

Cast
Ninomiya Kazunari as Yamada Taro
Sakurai Sho as Mimura Takuya
Tabe Mikako as Ikegami Takako
Oshinari Shugo as Sugiura Keichi
Fukiishi Kazue as Torii Kyoko
Otsuka Chihiro as Nakai Masami

terbantu sumber: http://www.kaskus.us/group.php?do=discuss&discussionid=27526
http://tokidoki.animeblogger.net/anime/must-see/yamada-taro-monogatari/

CHANGE [ チェンジ ]

Sebuah dorama Mei 2008 (ditayangkan FujiTV) yang toko paling utamanya diperankan Takuya Kimura sebagai Asakura Keita, seorang guru SD berkacamata dengan gaya rambut kriting brokoli, yang menolak terjun ke dunia politik. Namun karena desakan Miyama Rika (Fukatsu Eri) dengan alasan dialah satu-satunya orang dari pihak keluarga yang memungkinkan untuk menggantikan posisi politik Ayah, akhirnya Keita menyetujuinya.

Perjalanan pun dimulai dengan masuknya dia ke sebuah partai. Dibantu orang-orang dalam partai itu untuk memperjuangkan Keita , siapa sangka seorang anak muda berhasi dluduk bersama pejabat-pejabat di parlemen.

Dan ia pun mendapat banyak dukungan untuk maju menjadi kandidat calon Perdana Menteri Jepang. Seperti memberikan uara segar di dunia perpolitikan Jepang. Partai yang mengusung namanya menjadi kembali sibuk. Dan seorang pengamat pemilu, diperankan aktor hebat Hiroshi Abe,  datang membantu dan menyusun strategi kemenangan. Kehadiran aktor ini memberi bumbu humor pada dorama sepanjang 10 episode ini. Keraguan sempat muncul, namun siapa sangka diakhir penentuan Asakura Keita mendapat dukungan dari 4 pejabat senior di parlemen. Dan Keita menang telak! Jadilah ia seorang Perdana Menteri Jepang dengan Miyama Rika sebagai sekretaris PM.

Menjadi PM di usia muda tidaklah mudah terutama bagi Keita yang tidak memiliki pengalaman di dunia politik. Bahkan rekan lain yang membantunya pun meragukannya. Nikmatilah setiap episodenya, bagaimana Keita menangani setiap masalah yang muncul dengan penuh kehati-hatian dan tanpa terpikir untuk melakukan politik kotor. Seorang pejabat senior yang ternyata berniat menjadikan Keita sebagai boneka politiknya ternyata harus menelan pil pahit. Keita bukanlah “boneka” yang bisa dikendalikan untuk tujuan pribadinya. Perseteruan dingin berlangsung. Namun Keita menghadapinya dengan bijak.

Dorama politik ini begitu menarik dan menghibur. Dan ternyata politik itu benar-benar mengandung banyak kepentingan. Dibutuhkan banyak orang baik untuk membersihkan dunia politik yang kotor.

Uta no Onii-san (歌のおにいさん)

Uta no Onii-san yang berarti Kakak Penyanyi adalah dorama sepanjang 9 episode. Berkisah tentang Yano Kenta (Satoshi “Arashi” Ohno), vokalis band indie, Gisele, yang tiba-tiba membubarkan diri setelah pertunjukan. Kenta sama sekali tidak mengetahui hal ini, dan hari itupun menjadi kenyataan buruk bagi Kenta. Seketika dia kehilangan dua hal penting dalam hidupnya, band dan pacar yang juga personel grup band itu.

Kesialan Yano masih berlanjut di mana kantor yang menerima dia bekerja, membatalkan secara sepihak, sehingga Yano menjadi pengangguran. Tuntutan keluarga membuat Kenta harus mendapatkan pekerjaan. Tanpa sengaja, Yano mengikuti wawancara untuk menjadi “Happy Friends” dari acara “Uta no Oniisan”. Ternyata dia salah masuk ruang interview, tapi karena sudah terlanjur diterima jadilah dia tetap menerima pekerjaan itu dengan pasrah. Sikap Kenta yang tidak bersemangat dan selalu mengeluh cukup membuat suasana tidak menyenangkan. Perlahan-lahan kehadiran orang-orang dan berbagai kejadian membuatnya berubah. Tanpa disadari diapun membawa perubahan baik untuk acara itu.

Oh iya, hari-hari awal kerja dia sempat mau kabur tuh. Tapi karena tiba-tiba bertemu Akane, mantan pacarnya, di studio TV Yuuhi itu maka pelariannya tertangkap oleh kru yang lain. Dan jadilah dia tampil ditelevisi. Karena menganggap perkerjaan ini tidak bergengi, Kenta merahasiakannya dari keluarganya. Dan selalu menghalang-halangi kakak dan ayahnya bila mau menonton program acara ini.

Akting-akting lebay khas dorama Jepang mewarnai kisah ini. Tak lupa ada bintang tamu, SHO “Arashi”, di episode-episode belakang. Kisah yang dibawakan ceria dan penuh makna, banyak yang bisa kita ambil. Properti studionya memikat hati. Lagu-lagunya juga oke. Bisa sampe hapal.

Tokyo Tower (東京タワー) ~オカンとボクと、時々、オトン~

Berbagai aktivitas yang memenuhi hari, membuat blog ini cukup lama saya tinggalkan. Dan waktu luang untuk menyaksikan film-film semakin langka. Namun baru-baru ini saya mendapat pinjaman sebuah dorama Jepang sepanjang 11 episode dari seorang kawan, sebut saja Idin -bukan nama samaran-. Karena jenisnya dorama, maka saya bersemangat untuk melihatnya. Metode “cicilan” tampaknya kurang pas bila diberlakukan untuk dorama yang satu ini. Keharuan tingkat tinggi membuat anda -dijamin-  “banjir”. Dari 11 episode tak satupun luput dari lelehan air mata.

Oh iya, sebelum salah memilih. TOKYO TOWER ini adalah DORAMA sepanjang 11 episode. Bila anda menemukan MOVIE-nya, percayalah bukan Menara Tokyo ini yang anda cari. Movie TokyoTower karena berkisah tentang g*g*l*. . sangat sangat sangat berbeda dengan DORAMA-nya.

Based on autobiografi yang ditulis oleh Lily Frank. Novel tentang keluarga Frank yang menghabiskan waktu bersama sang Ibu.

Tentang kelurga Masaya yang tinggal di sebuah kota kecil Chikuho, Fukuoka. Sang ibu, Eiko Masaya (Baisho Mitsuko) dan anak laki-lakinya, Nakagawa Masaya (Hirota Ryouhei) tinggal di sebuah bangunan lama yang dulunya dipakai sebagai klinik. Nakagawa kecil sangat lengket dengan ibunya, bahkan melarikan diri di hari pertama sekolah karena tidak mau jauh dari ibu.

Eiko Masaya, seorang ibu yang sangat menyenangkan, ramah dan penuh semangat. Melakukan pekerjaan apapun setiap harinya bahkan pulang hingga larut malam. Ia harus bekerja keras untuk menghidupi kehidupan dan menabung untuk Ma-kun di masa depan. Ma-kun, panggilan sayang Eiko untuk Nakagawa kecil yang terus berlaku sampai ia dewasa. Hingga suatu hari Ma-kun menyampaikan niatnya untuk melanjutkan sekolah di Tokyo. Setelah lulus SMA, Ma-kun mengikuti ujian masuk Musashino Fine Arts University dan diterima disana.

Bagi pendatang dari kota kecil yang tiba-tiba hidup di kota besar bukan hal yang mudah. Berbagai godaan dihadapi Ma-kun, yang membuat hidupnya kacau bahkan setelah lulus dari universitas. Jadilah ia sarjana pengangguran dan malas. Tidak sanggup membayar sewa apartemen, dia pun diusir dan menggembel di kota Tokyo.

Kehidupan pun mulai berubah setelah Nenek Ma-kun meninggal. Dia menjadi anak yang giat & bersungguh-sungguh menuju target hidupnya menjadi seorang ilustrator. Apa yang membuat hidup Ma-kun kemudian berubah 180 derajat?

Anda harus menyaksikan sendiri dan menikmati emosi di setiap episodenya.

Highly Recommended!!

# Title (romaji): Tokyo Tower
# Tagline: ~オカンとボクと、時々、オトン~ / ~Okan to Boku to, tokidoki, Oton~
# Tagline (English): ~Mom and I, and sometimes, Dad~
# Genre: Family
# Theme song: Tsubomi by Kobukuro

My Name Is Khan (माई नेम इज़ ख़ान)

Film yang membuat saya tertarik untuk menontonnya setelah dibicarakan beberapa orang bahkan oleh pembicara di sebuah seminar kecil. Bukan, bukan karena film India, juga bukan karena pemeran utamanya Shahrukh Khan ataupun Kajool (bahkan Kajool ini, baru tahu pas nonton). Saya tertarik karena ada cerita ISLAM di dalamnya.. yah walaupun dalam banyak hal saya masih kurang sreg, namun secara keseluruhan film ini bagus ditonton.

dan sutradaraMy Name is Khan merupakan film yang disutradarai oleh Karan Johar yang diproduksi oleh Dharma Production. Karan Johar nama yang tidak asing lagi di dunia perfilman India. Beliau adalah director dari film fenomenal (haha lebay) Kuch Kuch Hota Hai tahun 1998 (siapa coba yang gak tahu, saking fenomenalnya). Lalu Kabhi Kushi Kabhi Gham di 2001, yang ini juga gak kalah ngeTOP. Tahun 2006 ada Kabhi Alvida Naa Kehna, bagi pecinta Sahrukh Khan, Rani Mukerjii, Prety Zinta, dan Abhyshek Bachan (duh ejaan namanya berantakan, maaf ya) tentu sudah mengenal film ini. Film-film lain seperti Duplicate (1998), Kal Ho Naa Ho (2003), Dostana (2008), Koochie Koochie Hota Hain (2010) pun tak luput dari sentuhannya. Dan di 2010 meledak lagi nama beliau dengan rilisnya My Name Is Khan.

Baiklah itu tadi sekilas tentang Karan Johar, the Director. Kita kembali ke cerita utama dari MNIK (ah biasalah filem India suka disingkat-singkat).

Film dimulai dengan Rizwan Khan (Tanay Chheda) muslim kecil yang menderita sindrom Asperger syndrome. Dia tinggal bersama ibu (Zarina Wahab) dan adiknya, Zahir Khan, di Borivali, daerah Mumbai. Rizwan kecil amat disayangi oleh ibunya, bahkan beliau tampak bersikap tidak adil pada sang adik. Hal ini menimbulkan kecemburuan & kemarahan Zahir pada Rizwan & ibunya. Kecemburuan ini terus berlanjut hingga keduanya dewasa. Zahir memutuskan untuk merantau ke Amerika Serikat. Sudah sukses, Zahir mengajak ibunya untuk tinggal di Amerika. Tapi ibunya tidak mungkin meninggalkan Rizwan sendiri di India, jadilah Rizwan juga diajak. Namun takdir berkata lain. Sang Ibu meninggal dunia. Karena kini tinggal sendiri, Rizwan ikut adiknya ke California, Amerika.

Di Amerika, Rizwan tinggal bersama Zahir &  istrinya. Pertama bertemu istri Zahir merasa aneh dengan tingkah laku Rizwan, namun ia segera menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Apa coba? ya itu tadi sindrom Asperges. Dia memberi beberapa tips pada Rizwan untuk mengobati ketakutannya pada warna kuning, tempat baru, dan keramaian. Yah begitulah waktu berlalu, hingga dia bertemu dengan Kajoooool. Disini namanya Mandira. “Wah Kajool lama gak ketemu. Terlihat lebih berumur.” komentar pribadi saya.

Pertemuan Mandira memberi warna baru di kehidupan Rizwan. Singkat cerita, akhirnya mereka menikah dan memulai bisnis salooon. Ya tadinya Mandira memang bekerja di salon jadi ya semacam melanjutkan profesi. Kehidupan mereka berlangsung bahagia sampai terjadilah peristiwa 9/11. Kejadian yang yah menurut orang-orang sok tahu itu disebabkan serangan terorisme. Pake nuduh-nuduh orang Islam pelakunya lagi. Ih bikin gemeees deh..!! Diawali dengan peristiwa ini, kesulitan-kesulitan mulai datang. Sampai akhirnya mereka berpisah. Kenapa mereka berpisah -berpisah lho bukan bercerai- ? Nah dari sinilah perjalanan panjang Khan untuk bertemu dengan Presiden Amerika dan mengatakan …

My Name is Khan. And i’m Not a Terrorist

Sang Pemimpi

Arai, Ikal, & JimbronSetelah sukses dengan film Laskar Pelangi, sejak 1 Juni lalu Miles production syuting lagi untuk film berikutnya yang juga mengadaptasi novel Laskar Pelangi edisi kedua berjudul Sang Pemimpi. Kesuksesan Laskar Pelangi meraup 4,6 juta penonton-menurut catatan Blitz Megaplex dan Cinema 21 sampai Desember 2008. Mira Lesmana, sang produser, menyatakan telah membeli hak cipta tetralogi karya Andrea Hirata ini untuk difilmkan.

Arai remaja & RiriSesuai prediksi, Sang Pemimpi telah dirilis  17 Desember 2009. Untuk syuting film ini pihak Miles mengcasting 3 aktor asli Belitung lagi sebagai peran utamanya, Ikal, ARai, dan Jimbron. Beberapa pemain Laskar Pelangi seperti Zulfani sebagai Ikal kecil, Lukman Sardi sebagai Ikal dewasa, Mathias Muchus dan RIeke Dyah Pitaloka masih tetap berperan disini.

Skenario film ini dikerjakan Mira bersama Salman Aristo dan Riri Riza yang merangkap sebagai sutradara. Pengambilan gambar 85 % berlokasi di Balitung, sisanya dilakukan di Bogor. Mira  yakin film ini akan menumbuhkan semangat untuk menuntut ilmu, karena menurutnya saat ini Indonesia butuh semangat dan panutan untuk sekolah dan menuntut ilmu.

sumber: sedikit dari inilah.com|| gambar: google || video: YouTube

Ketika Cinta Bertasbih 2

Melanjutkan sekuel pertamanya, untuk sekuel kedua ini dinilai berbagai pihak lebih bagus. Diawali dengan cuplikan pada sekuel pertamanya, dilanjutkan dengan pidato Ayyatul Husna. Bagian ini harusnya mengharukan tapi saya malah tertawa. Anda akan tahu kenapa jika sudah menonton. Tapi disini cerita lebih padat dan bisa dinikmati. Setting tempat di Solo dan sekitarnya, bukan lagi Mesir.

ketika-cinta-bertasbih-2Kisah Khairul Azzam yang kembali ke kampung halamannya di Solo setelah Lulus S-1 dari Universitas Al-Azhar, Kairo. Pulang dengan gambaran masa depan yang belum jelas, tentang karir dan jodoh. Tetangga pun mulai mencibir bahwa lulusan Al-Azhar University biasanya jadi kiai atau ulama besar. Mendengar kabar ini, ibu Azzam geram dan menjadi gelisah, bahkan menyuruh adik Azzam, Husna untuk mencarikan pekerjaan. Pekerjaan apapun untuk membuat Azzam terkesan bekerja alias tidak menganggur.

Dengan latar belakang pengalaman berwirausaha selama di Mesir, Azzam pun tidak patah semangat untuk membangun usahanya sendiri. Awalnya menjadi bekerja sebagai jasa pengantar barang kemudian membuka usaha Bakso Cinta. Inovasi baru baso berbentuk hati. Usaha ini berkembang cepat dengan anak muda sebagai konsumen utamanya. Namun ternyata jalan jodohnya tidak selancar usahanya, hal inilah yang selalu disinggung oleh ibunya.

Wanita yang ia dambakan, Anna Althafunnisa telah dipinang sahabatnya sendiri, Furqon. Dan dengan menyimpan kepedihan hati keduanya bertemu dalam resepsi pernikahan. Walaupun saat itu sedang dekat dekat dengan Eliana yang jelas-jelas menaruh hati padanya dan telah berkerudung,  Azzam belum bisa terima. Ia mendambakan wanita muslimah. Azzam pun berusaha mencari tambatan hatinya, walaupun cukup banyak hambatan yang ia hadapi, yang kemudian membuatnya hampir putus asa.

Yang menarik disini adalah lika-liku kehidupan sampai akhirnya Azzam menikah dengan pujaan hatinya, Anna Althafunnisa.

Post Navigation