Sistha's Blog

Blog seorang perempuan kecil yang beranjak dewasa

Hachimitsu to Clover [ ハチミツとクローバー]

Takemoto Yuta (Ikuta Toma) mungkin menggambarkan sosok mahasiswa yang berada dalam kebimbangan, merasa dirinya tidak memiliki bakat apapun sehingga tidak tahu apa yang akan dan ingin dilakukan di masa depan. Sementara teman-teman dekatnya memiliki prestasi gemilang, berbakat dan memiliki minat yang jelas untuk ditekuni. Morita Shinobu (Narimiya Hiroki), pematung jenius yang belum tertandingi selama 7 tahun berturut-turut, Yamada Ayumi (Harada Natsuki) yang berbakat dibidang keramik, bahkan sahabatnya Mayama Takumi (Mukai Osamu) sudah menetapkan hati jadi arsitek, dengan atau tanpa Harada Rika (Seto Asaka). Siapa Rika-san? Ceritanya dia ini wanita yang tak bisa lepas dari pikiran Mayama. ehem~


Awalnya mereka hanya berempat hingga suatu hari datang seorang mahasiswi baru yang membuat Takemoto jatuh hati sejak pertama berjumpa dipinggir kolam yang bernuansa romantis (gara-gara ada bunga sakura berguguran ditambah efek slow motion dan cahaya-cahaya). Anak baru yang bernama Hanamoto Hagumi (Narumi Rika) ini ternyata jagoan banget lukisnya. Karya pertama yang dibuatnya bahkan berhasil mengalahkan ketenaran karya Morita. Morita gembira sekali karena akhirnya dia bertemu dengan seseorang yang dapat membuatnya kembali semangat berkarya. Kegirangan ini diekspresikan Morita dengan memberikan pelukan kepada Hagu yang berakibat bunga cinta bersemi dalam hati Hagu, padahal Morita sama sekali tak ada maksud hati apapun padanya. (kasian Hagu). Sementara Takemoto yang sejak awal menaruh hati pada Hagu hanya mampu pasrah jika memang Hagu lebih memilih Morita. (ohoho tapi kisahnya tidak sesederhana itu fren). Takemoto banyak melakukan perenungan-perenungan untuk menentukan masa depan, telah tiba waktunya untuk lulus namun belum tahu tugas akhir apa yang akan dibuatnya. Kepedulian dan kelembutan hati Hagu membuat Takemoto bertekad melakukan perjalanan jauh untuk mencari tau apa yang diinginkannya. Dalam perjalanannya itu, Takemoto mengalami berbagai hal mulai dari kesialan, kelelahan, pertolongan, persahabatan hingga akhirnya dia bisa menetapkan tujuan hidupnya. Dalam pencarian itu, dia menceritakan pengalamannya dalam sebuah pos yang dikirim kepada teman-temannya. Sekembalinya dari perjalanan itu, Takemoto segera menyelesaikan tugas akhirnya agar bisa lulus dan kerja sebagai tukang kayu *carpenter bahasa kerennya*

Pengalaman pencarian jati diri ini begitu menarik ketika diakhir episode, Takemoto membantu proses terapi Hagu. Episode ini begitu menyentuh, karena rasa cinta Takemoto tergambarkan begitu tulus kepada Hagu. Bahkan saat kesempatan untuk menyatakan perasaan terbuka lebar Takemoto tetap memilih untuk menunda mengungkapkannya.

Kisah yang menarik juga antara Ayumi, Mayama, dan Nomiya. Bijak dan dewasanya sikap Nomiya rasanya pas dan dukung banget lah dipasangkan dengan Ayumi. Justru kisah Mayama dan Rika diakhir malah membosankan.

Secara keseluruhan saya menyukai dorama ini, walau banyak yang lebih suka anime-nya. Berhubung saya kuliah di fakultas yang ada jurusan seni rupa nya jadi sedikit banyak dapat mengerti suasana dan kondisi kuliah mereka. Karakter Takemoto yang dikisahkan tidak berbakat bahkan cenderung “blank” sangat mungkin ada diantara kita. Tipe orang yang melihat kecemerlangan orang lain namun justru tidak menemukan kecemerlangan dalam dirinya. Disaat semua orang melejit dengan keahlian dan kecerdasannya, ia malah tidak tahu adakah sesuatu yang menjadi minatnya. Ketertarikan dalam satu atau beberapa bidang yang dapat ia tekuni dan pelajari untuk menggali potensi dalam dirinya. Kalau karakter ini ada diantara kita, yang harus dilakukan bahkan saat hampir putus asa adalah JANGAN MENYERAH. Mungkin kita perlu berhenti sejenak, tapi bukan untuk mundur melainkan untuk menyusun rencana yang lebih baik.

thx  http://haiqa.multiply.com/reviews/item/87http://wiki.d-addicts.com/Hachimitsu_to_Clover

Single Post Navigation

2 thoughts on “Hachimitsu to Clover [ ハチミツとクローバー]

  1. Pipir Iyai on said:

    Ceritanya beda sama Manga Anime. Tapi kalau yg edisi Taiwan mah sama pisan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: